Di Magelang, Harga Cabai Rawit Merah Turun

By Admin

Foto: Dokumentasi Kementan  

nusakini.com - Dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga serta mengawal luas tambah tanam (LTT) guna menyambut puasa ramadhan, tim upaya khusus (upsus) cabai dan bawang merah langsung melakukan pemantauan hingga identifikasi ke Kecamatan Pakis dan Dukun, Kabupaten Magelang, sejak tanggal 11 - 12 Maret 2017.

Menurut Agung Sunusi, Kasubdit Aneka Cabai dan Sayuran Buah Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), bahwa Magelang merupakan salah satu sentra penyangga cabai rawit di Jawa Tengah, bahkan nasional. "Sebagai wujud dan komitmen pemerintah dalam mendukung program cabai nasional di Magelang, pada tahun 2017 ini, melalui Ditjen Hortikultura Kementan mengalokasi bantuan yang berasal dari APBN berupa saprodi dan alsintan. Bantuan itu digunakan ke lahan seluas 225 hektar yang terdiri dari 125 untuk cabai rawit merah dan 100 hektar cabai besar," kata Agung dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/3/2017). 

Di lain pihak, Susilo Yoga, Kepala Seksi (Kasie) Sayuran dan Tanaman Obat, Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Magelang mengemukakan bahwa luas panen cabai rawit merah di Kecamatan Pakis dan Dukung, masing - masing mencapai 60 hektar dan 80 hektar dengan rata rata LTT 200 hektar per bulan. "Sementara harga lelang cabai rawit merah sampai pagi tadi sekitar Rp. 70.000 per kilogram. Dimana lokasi lelang di Desa Bale Agung, Kecamatan Grabag dibuka setiap hari," terangnya. 

Sedangkan tempat lelang cabai berikutnya akan dibuka di Desa Giri Tengah, Kecamatan Borobudur dengan harga lelang pada kisaran Rp 70.000 - Rp 75.000. "Pasar lelang hanya buka empat hari dalam seminggu, yaitu hari Sabtu, Minggu, Senin dan Rabu. Pendaftaran dibuka mulai jam 17.00 WIB, dan mulai transaksi jam 19.00 wib," ujarnya. 

Sentra pengembangan cabai rawit merah yang panen saat ini ada di dua kecamatan yaitu Kecamatan Pakis dan Dukun. "Rincianya adalah, kalau sentra produksi cabai rawit merah di kecamatan pakis ada di Desa banyudono, balesono, dan desa sewukan. Sedangkan di Kecamatan Dukung ada di Desa gejagan, banyusidi dan Desa muneng," tambahnya. 

Andri Ibnu Wibowo, Ketua Kelompok Tani Lestari Makmur Desa Gejagan menjelaskan bahwa luas panen cabai rawit merah saat ini di daerahnya sekitar 26 hektar, dan kini produksinya terus melimpah. Buktinya, ada seorang pedagang besar di desanya selama ini mensuplay pasar hingga ke luar daerah seperti ke Muntilan. "Soal varietas cabai, yang paling disukai kelompok tani di sini untuk ditanam adalah varietas mahkota dan kencana. Dan harga cabai rawit merah hari ini di tingkat petani Rp 70.000 dan cabai merah keriting Rp 23.000," terangnya. 

Tunov Atmodjo, Ketua Kelompok Tani Giri Makmur sekaligus champion di Kabupaten Magelang mengakui bahwa harga cabai rawit merah Di kabupaten Magelang sudah mulai turun dan terus beranjak ke harga normal. Hal ini disebabkan karena curah hujan sudah cenderung normal dan adanya panen yang cukup banyak di dua kecamatan yaitu Kecamatan Pakis dan Dukun. "Harga di Pasar Muntilan saja dalam bentuk eceran yaitu cabai rawit merah Rp 70.000 (harga lokal pasar), itu pada saat pagi sampai siang. Menjelang sore harga bisa berkisar Rp 70.000 – Rp 80.000 sekilo," ujarnya. (p/mk)